[Pic via Google]
Sebentar lagi tahun yang baru akan datang untuk menggantikan tahun yang lama, waktu memang cepat berlalu sama seperti kentut datang dan perginya kadang suka tak terasa.
Disetiap perjalanan pasti akan meninggalkan cerita, tahun
2015 yang sebentar lagi akan habis sudah memberikan gue kenangan dan juga bahan
renungan untuk menjalankan tahun baru yang akan datang. Kenangan yang bisa kita ceritakan lagi di kemudian hari sambil ngopi-ngopi
bareng teman di warkop.
Event tahun baru juga waktu yang pas untuk kita
mengintropeksikan diri supaya kita sadar diri dan ngga lupa diri. Di tahun 2015
ini memberikan banyak pelajaran buat gue bahwa masih banyak target tahunan yang
belum tercapai sampai saat ini, itu menjadi bahan renungan buat gue supaya
nanti di tahun yang baru gue ngga bangun siang dan tidur siang secara bersamaan
lagi.
Disetiap tahun yang baru pasti akan ada kalender yang baru
juga, artinya apa? kita harus beli kalender. Harapan gue di tahun 2016 masih
sama kaya harapan gue di tahun 1995-2015 yaitu; Bernapas. Karena ketika lo udah
ngga bernapas itu artinya lo udah mati dan bagaimana bisa orang yang sudah mati
itu menjalankan aktivitas untuk mewujudkan target-target selama dia masih
hidup. Gue sadar di tahun ini usaha buat mewujudkan target itu masih
kurang keras. Gue lebih sering tidur dari pada beraksi, sehingga mimpi gue itu
cuma jadi angan-angan belaka. Huft.
Harapan-harapan baru yang muncul disetiap awal tahun datang bersamaan dengan semangat baru, tetapi belum sampai akhir tahun semangat itu redup atau bisa saja hilang tak berbekas dan akhirnya yang kita petik hanya kecewa. Harapan memang penting sebagai penunjuk jalan seseorang untuk mencapai kesuksesan dengan memiliki harapan kita tau apa yang perlu kita lakukan dan kita punya semangat untuk bangun pagi meninggalkan tempat tidur.
Tahun yang baru bentar lagi datang dengan tantangan yang
mungkin lebih berat lagi seiring bertambahnya usia maka tanggung jawab pun
bertambah nantinya, gue ngga boleh males-malesan lagi gue harus selalu
semangat. Hoaam.

0 komentar:
Posting Komentar